Saat hendak memesan catering untuk meeting atau acara kantor, hal pertama yang harus dipikirkan adalah menu apa yang cocok.

Ada banyak pilihan menu catering yang biasanya ditawarkan, mulai dari masakan Nusantara, hidangan Western, sampai menu Asia yang dikemas dalam berbagai format.

Jika masih bingung, simak jenis-jenis menu catering dan cara memilihnya berikut ini!

Jenis Menu Catering Berdasarkan Jenis Masakan

ilustrasi menu catering kantor

Jenis masakan menentukan karakter rasa dan pilihan hidangan yang ditawarkan. Berikut beberapa pilihan yang bisa dipertimbangkan untuk acara kantor.

1. Indonesian atau Nusantara

Menu Nusantara paling aman untuk mayoritas peserta dari Indonesia. Karena rasanya sudah familiar, menu ini mudah diterima berbagai kalangan. Contoh menunya bisa berupa:

2. Western

Menu Western aman dipilih untuk acara dengan nuansa formal, jamuan klien, atau perayaan akhir tahun. Adapun contoh menunya bisa berupa:

Sementara untuk menu yang memakai bahan olahan, seperti ham, bacon, atau saus tertentu, status halal bahan sebaiknya dikonfirmasi ke vendor sebelum menu dikunci.

Vendor yang menyajikan menu Western untuk pesanan korporat juga perlu ditanya soal ketersediaan menu spesifik, seperti chicken cordon bleu. 

3. Japanese dan Masakan Asia Lainnya

Bento, hidangan Korea, dan masakan Thai sering muncul sebagai alternatif dari menu Nusantara. Contoh rincian menunya seperti berikut: 

Nah, untuk menu yang memakai saus atau bumbu olahan, seperti saus teriyaki, gochujang, atau pasta kari, status halal bahan sebaiknya dikonfirmasi ke vendor sebelum menu dikunci. 

4. Menu Campuran

Acara dengan peserta dari banyak latar belakang bisa memakai menu campuran. Satu paket dapat berisi masakan Nusantara sebagai menu utama, satu pilihan Western atau Asian sebagai variasi, serta pelengkap yang netral. 

Berikut contoh pilihan menunya:

Komponen Menu: Main Course, Snack, Dessert, dan Minuman

Selain jenis masakan, perhatikan komponen menu yang akan diberikan kepada peserta. Setiap komponen memiliki fungsi berbeda dalam rangkaian acara.

1. Main Course sebagai Makanan Utama

Main course merupakan hidangan utama yang menjadi inti konsumsi. Menu ini berupa nasi atau sumber karbohidrat lain, lauk berprotein, dan sayuran.

Contoh kombinasi main course untuk acara kantor meliputi:

Pilih kombinasi yang sesuai dengan waktu makan dan anggaran. Jika acara berlangsung saat jam makan siang, maka porsi harus cukup mengenyangkan dan menu mudah dikonsumsi sesuai kondisi venue.

2. Snack, Dessert, dan Minuman sebagai Pelengkap

Snack berfungsi sebagai makanan ringan di antara agenda. Pilihannya bisa berupa risoles, pastel, lemper, roti, pastry, atau kue tradisional.

Dessert disajikan sebagai hidangan penutup, seperti puding, brownies, potongan buah, atau cake. Sementara itu, minuman dapat berupa air mineral, teh, kopi, atau pilihan lain sesuai konsep acara.

Namun, komponen tersebut tidak harus disediakan sekaligus. Misal untuk rapat singkat, snack dan minuman juga sudah cukup. Sementara acara yang berlangsung seharian bisa membutuhkan snack saat coffee break, makan siang, dan minuman selama kegiatan.

Format Penyajian: Cara Menu Sampai ke Peserta

Jenis menu menjelaskan makanan yang dipilih, sedangkan format penyajian mengatur cara makanan dibagikan. Pemilihan format perlu mengikuti jumlah peserta, kondisi venue, dan waktu yang tersedia untuk makan.

1. Nasi Box dan Snack Box

Nasi box atau meal box berisi makanan utama dalam kemasan individual. Isinya dapat mencakup nasi, lauk, sayuran, dan pelengkap. Format ini praktis untuk seminar, rapat, pelatihan, atau acara dengan jadwal yang padat.

Sementara itu, snack box berisi makanan ringan yang dikemas dalam satu kotak. Pilihan ini cocok untuk rapat singkat, seminar, atau coffee break.

Kedua format tersebut memudahkan distribusi karena setiap peserta mendapatkan paket masing-masing. EO juga lebih mudah mengatur pembagian makanan.

2. Buffet atau Prasmanan dan Live Cooking

Buffet atau prasmanan menyajikan beberapa hidangan di meja sehingga peserta dapat mengambil makanan sesuai selera. Format ini cocok untuk gathering, jamuan klien, dan perayaan perusahaan yang memiliki area makan memadai.

Sementara itu, live cooking menghadirkan proses memasak langsung di lokasi acara. Contohnya, stan pasta, aneka soto, atau hidangan panggang. Format ini dapat menjadi daya tarik tambahan, tetapi membutuhkan ruang, peralatan, dan waktu persiapan.

Sebaiknya pertimbangkan jumlah peserta serta durasi makan sebelum menentukan pilihan di antara keduanya. 

Hubungan antara Jenis Menu dan Format Penyajian

Sesuaikan format penyajian dengan jenis masakan agar makanan tetap praktis disajikan dan dinikmati peserta. Berikut panduannya:

Jenis menuFormat yang bisa dipertimbangkan
Nasi dengan ayam, rendang, atau lauk NusantaraNasi box atau buffet
Pasta dan ayam panggangMeal box atau buffet
Japanese bentoBox individual
Kue tradisional dan pastrySnack box atau coffee break
Soto, dimsum, atau hidangan siap saji tertentuBuffet atau live cooking, sesuai menu dan fasilitas

Cara Memilih Jenis Menu untuk Acara Kantor

1. Sesuaikan dengan Jenis Acara, Durasi, Jumlah Peserta, dan Anggaran

Mulai dengan menentukan tujuan acara dan susunan agendanya. Rapat internal, seminar, jamuan klien, dan gathering memiliki kebutuhan konsumsi yang berbeda.

Gunakan gambaran berikut sebagai acuan awal:

Perhitungkan juga jumlah peserta dan anggaran per orang. Jika dana terbatas, pilih beberapa hidangan yang saling melengkapi daripada menyediakan terlalu banyak variasi.

Minta vendor menyusun penawaran dengan jumlah porsi, komposisi menu, biaya pengiriman, serta kebutuhan peralatan yang jelas.

2. Perhatikan Kebutuhan Halal, Vegetarian, dan Alergi Makanan

Pilihan catering wajib mempertimbangkan kebutuhan konsumsi seluruh peserta. Misalnya, kebutuhan makanan halal dan alternatif vegetarian. 

Jika memungkinkan, tanyakan bahan yang digunakan dan cara pengolahannya, termasuk kemungkinan kontak silang dengan bahan yang dapat memicu alergi. EO juga dapat meminta daftar bahan dan informasi penanganan makanan dari vendor sebelum menyepakati pesanan.

3. Pertimbangkan Tema Khusus: Menu Sehat, Dessert Corner, dan Minuman Signature

Agar acara lebih menarik, EO bisa menentukan tema khusus untuk catering. Misalnya, menu sehat, dessert corner, dan minuman signature.

Menu sehat dapat berupa ayam panggang, sayuran, buah, atau pilihan sumber karbohidrat yang bervariasi. Dessert corner cocok untuk gathering atau perayaan perusahaan yang memiliki waktu bersantai.

Sementara itu, minuman signature bisa menjadi pelengkap, misalnya teh racikan, minuman buah, atau kopi.

Cukup pilih satu atau dua elemen tambahan yang paling sesuai dengan konsep acara, ya. 

Pilih Menu dari Peserta, Bukan Hanya dari Selera Panitia

Menu catering bisa dikelompokkan dengan tiga cara, yaitu berdasarkan jenis masakan, komponen, dan format penyajiannya. Pilih kombinasi yang tepat sesuai durasi acara, anggaran, serta kebutuhan peserta.

Salah satu penyedia catering terbaik di Jakarta yang bisa menyediakan beragam pilihan menu tersebut adalah Kindara Catering.

Berpengalaman 10+ tahun, Kindara Catering sudah melayani berbagai jenis acara, mulai dari event korporat hingga wedding, private event, festival, dan konser artis ternama.

Menu yang disajikan bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan konsep acara Anda. Kindara juga telah memegang sertifikasi Halal MUI, HACCP 105413, dan ISO 22000 untuk menjaga kualitas terbaik setiap makanan.

Yuk, ceritakan acara Anda via WhatsApp Kindara Catering di +62 813-8481-7778! Kami siapkan pilihan menu dan penawaran terbaik sesuai kebutuhan dan anggaran acara Anda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *