Penyusunan anggaran konsumsi rapat tahun 2027 mulai dilakukan oleh berbagai instansi, seiring terbitnya aturan baru tentang Standar Biaya Masukan (SBM). Namun, nominal satuan biaya yang menjadi acuan GA belum tercantum dalam PMK tersebut.
Sambil menunggu penetapan nominalnya, GA tetap perlu memahami ketentuan SBM sebagai acuan dalam menyusun anggaran.
Lantas, bagaimana cara membaca standar biaya konsumsi rapat dan menggunakannya saat meminta penawaran catering? Simak panduan berikut.
Kenapa SBM 2027 Penting bagi GA Sebelum Meminta Penawaran Catering?
SBM membantu instansi pemerintah menyusun anggaran berdasarkan standar biaya yang ditetapkan. Dengan memahami ketentuan ini sejak awal, GA dapat menentukan kisaran anggaran konsumsi sebelum meminta penawaran dari vendor catering.
PMK Nomor 54 Tahun 2026 ditetapkan pada 22 Juli 2026 dan diundangkan pada 31 Juli 2026. Pasal 5 menyebutkan bahwa ketentuan tersebut digunakan dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran mulai tahun anggaran 2027.
Ketentuan mengenai konsumsi rapat tercantum pada angka 36 dalam Lampiran I PMK Nomor 54 Tahun 2026. Bagian tersebut menjelaskan bahwa satuan biaya konsumsi rapat atau pertemuan digunakan untuk pengadaan makanan dan kudapan bagi rapat koordinasi maupun rapat biasa.
Apa itu SBM dan Bagaimana Konsumsi Rapat Diatur?

Standar Biaya Masukan atau SBM merupakan standar biaya yang digunakan sebagai masukan dalam penyusunan rincian biaya suatu keluaran. Dalam praktiknya, SBM membantu instansi pemerintah merencanakan kebutuhan anggaran berdasarkan satuan biaya yang telah ditentukan.
SBM sebagai Batas Tertinggi
Pasal 2 PMK Nomor 54 Tahun 2026 membedakan SBM menjadi dua sifat, yaitu batas tertinggi dan biaya yang dapat dilampaui sesuai ketentuan.
Teruntuk satuan biaya yang bersifat batas tertinggi, nominalnya tidak boleh dilampaui dalam pelaksanaan anggaran. Ketentuan ini berlaku bagi satuan biaya yang tercantum dalam Lampiran I.
Dalam konteks konsumsi rapat, GA harus memastikan biaya per orang tidak melampaui batas yang berlaku untuk jenis rapat dan lokasi kegiatan.
Jika vendor menawarkan harga lebih tinggi, tim wajib mengevaluasi kembali komposisi menu atau mencari penawaran lain yang sesuai.
Cakupan Biaya Konsumsi Rapat
Satuan biaya konsumsi rapat mencakup kebutuhan makanan dan kudapan, termasuk minuman. Dalam penawaran catering, komponen tersebut dapat berupa makan berat, snack, dan minuman yang disediakan sesuai kebutuhan kegiatan.
Kendati begitu, GA perlu membedakan cakupan satuan biaya dalam aturan dengan komponen yang ditawarkan vendor. Sebab, tidak semua paket catering memiliki isi dan layanan yang sama.
Sebagai contoh, satu vendor mungkin menawarkan paket makan siang lengkap dengan minuman, sedangkan vendor lain memisahkan harga makanan dan minuman. Perbedaan tersebut mesti diperiksa sebelum kedua penawaran dibandingkan.
Siapa yang Perlu Mengacu pada SBM?
SBM digunakan dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran pemerintah sesuai ketentuan perencanaan anggaran yang berlaku. Karena itu, kementerian, lembaga, dan satuan kerja terkait harus memeriksa ketentuan SBM yang relevan dengan anggarannya.
Sementara itu, instansi lain di luar pemerintah umumnya memiliki aturan standar biaya sendiri. Contohnya, Universitas Andalas yang menetapkan satuan biaya konsumsi rapat melalui peraturan rektor tersendiri pada 2026.
Maka dari itu, GA wajib memastikan dulu aturan mana yang berlaku di instansinya, apakah SBM pusat, peraturan kepala daerah, atau peraturan internal.
Contoh SBM 2026 untuk Memahami Cara Menghitung Biaya Konsumsi
Berdasarkan PMK Nomor 32 Tahun 2025 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2026, satuan biaya konsumsi rapat dibedakan menurut jenis rapat dan wilayahnya.
Contoh Biaya Rapat Koordinasi Tingkat Menteri atau Eselon I
Dalam tabel SBM 2026, satuan biaya untuk rapat koordinasi tingkat menteri, wakil menteri, eselon I, atau setara tercantum sebesar:
- Makan: Rp118.000 per orang per kali.
- Kudapan atau snack: Rp53.000 per orang per kali.
Jika kedua komponen digunakan, totalnya mencapai Rp171.000 per orang untuk satu kali rapat. Angka tersebut merupakan contoh dari SBM 2026, bukan batas biaya konsumsi rapat tahun 2027.
Sebagai ilustrasi, apabila rapat diikuti 50 orang dan kedua komponen dihitung menggunakan angka tersebut, maka perhitungannya menjadi:
| Komponen | Perhitungan | Total |
| Makan | 50 × Rp118.000 | Rp5.900.000 |
| Kudapan | 50 × Rp53.000 | Rp2.650.000 |
| Total | 50 × Rp171.000 | Rp8.550.000 |
Mengapa Angka 2026 Tidak Bisa Langsung Dipakai untuk 2027?
Nominal SBM dapat mengalami perubahan antartahun anggaran. Perbedaan wilayah, kategori rapat, dan ketentuan pelaksanaan juga memengaruhi angka yang digunakan.
Karena itu, angka Rp118.000 untuk makan dan Rp53.000 untuk kudapan dalam contoh di atas tidak dapat langsung dipakai sebagai batas anggaran tahun 2027.
Sebelum membuat perhitungan, buka dokumen resmi PMK Nomor 54 Tahun 2026 dan periksa ketentuan rincian satuan biaya yang telah ditetapkan untuk tahun anggaran 2027.
Jika rincian nominal belum tersedia atau belum dapat dipastikan, sebaiknya konfirmasikan dulu kepada bagian perencanaan atau pengelola keuangan instansi.
Cara Menyusun Permintaan Penawaran Catering di Bawah Batas SBM
Setelah mengetahui batas yang berlaku, GA dapat menyusun permintaan penawaran atau request for quotation (RFQ). Berikut langkah yang bisa diterapkan.
1. Hitung Anggaran per Orang Berdasarkan Batas yang Berlaku
Periksan nominal satuan biaya untuk jenis rapat dan wilayah yang sesuai. Catat batas biaya makan dan kudapan jika keduanya tercantum secara terpisah.
Selanjutnya, tentukan jumlah peserta dan komponen konsumsi yang dibutuhkan. Contohnya, apabila batas biaya makan sebesar X rupiah per orang dan jumlah peserta sebanyak 50 orang, maka anggaran untuk komponen makan dihitung dengan mengalikan X dengan 50.
Lakukan hal yang sama untuk kudapan jika dibutuhkan. Hasilnya dapat digunakan sebagai acuan awal saat meminta penawaran dari vendor.
2. Tentukan Komposisi Makan dan Kudapan
Tidak semua rapat membutuhkan komposisi konsumsi yang sama. Rapat singkat di luar jam makan cukup dengan kudapan dan minuman, sedangkan rapat yang berlangsung saat jam makan bisa memerlukan makanan utama.
Tentukan kebutuhan berdasarkan durasi, jadwal, dan jumlah peserta. Jika instansi membutuhkan makan siang dan snack, mintalah vendor merinci harga kedua komponen secara terpisah.
3. Minta Rincian Harga dari Vendor
Jangan membandingkan penawaran hanya berdasarkan total harga paket. Minta vendor mencantumkan komposisi menu, harga per orang, jumlah porsi, biaya pengiriman, peralatan, tenaga pelayanan, dan pajak jika berlaku.
Misalnya, Vendor A menawarkan paket Rp70.000 per orang, sedangkan Vendor B menawarkan Rp80.000 per orang. Selisih harga ini belum tentu menunjukkan Vendor A lebih hemat kalau harga tersebut belum mencakup minuman atau pengiriman.
Checklist Sebelum Meminta Penawaran Catering
Gunakan checklist berikut sebelum mengirim permintaan penawaran kepada vendor.
☐ Apakah nominal SBM tahun anggaran 2027 sudah diperiksa melalui ketentuan resmi terbaru?
☐ Apakah kategori rapat dan wilayah sudah sesuai dengan satuan biaya yang digunakan?
☐ Apakah durasi, peserta, dan jenis kegiatan memenuhi ketentuan penyediaan konsumsi?
☐ Apakah kebutuhan makan, kudapan, dan minuman sudah ditentukan?
☐ Apakah penawaran mencantumkan harga per orang dan rincian setiap komponen?
☐ Apakah biaya pengiriman, peralatan, tenaga pelayanan, dan pajak sudah diperiksa?
☐ Apakah total penawaran sesuai dengan batas dan ketentuan anggaran instansi?
☐ Apakah dokumen administrasi vendor sudah diperiksa sesuai prosedur pengadaan?
Baca Batasnya, Lalu Minta Penawaran Catering
Standar biaya konsumsi rapat menjadi salah satu acuan penting dalam menyusun anggaran kegiatan instansi pemerintah. GA harus memahami jenis rapat, komponen konsumsi, dan batas biaya yang berlaku sebelum meminta penawaran dari vendor.
Untuk anggaran tahun 2027, gunakan ketentuan resmi yang berlaku dan jangan menjadikan angka SBM 2026 sebagai patokan nominal.
Setelah batas biaya dipastikan, susun kebutuhan makan, kudapan, dan minuman, lalu minta penawaran dengan rincian harga per orang.
Jika Anda sedang menyiapkan konsumsi rapat atau kegiatan instansi, Kindara Catering dapat menjadi salah satu pilihan vendor untuk dikonsultasikan.
Berpengalaman 10++ tahun, Kindara Catering telah melayani berbagai kebutuhan catering untuk event korporat, wedding, private event, festival, bahkan konser artis ternama.
Menu yang disajikan juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan konsep acara Anda. Jaminan kualitas makanan pun telah dibuktikan dengan sertifikasi Halal MUI, HACCP 105413, dan ISO 22000.
Yuk, ceritakan acara Anda via WhatsApp Kindara Catering di +62813-8481-7778! Kami siapkan pilihan menu dan penawaran terbaik sesuai kebutuhan dan anggaran Anda!